VIRAL! Seekor Panda Dilempari Batu oleh Seorang Turis Karena Malas-malasan

Insiden panda yang dilempar batu oleh turis agar bangun dan tidak malas malasanviral di media sosial Tiongkok. Turis tersebut diketahui melempar batu ke arah pandaselama kurun waktu 30 menit agar hewan itu bangun. Rekaman aksiitu diunggah oleh pencinta panda dan viral di media sosial Tiongkok, Weibo, Selasa (16/7/2019).

Dilansir Daily Mail , insiden itu terjadi di Kebun Binatang Beijing, Sabtu (13/7/2019). Berdasarkan keterangan pengunggah video, rekaman tersebut didapat dari seorang saksi mata saat insiden itu terjadi. Saksi mata melihat dua turis Tiongkok sedang melemparkan panda dengan batu selama kunjungan mereka.

Dua orang tersebut mengunjungi panda di kandangnya selama 30 menit. Selama 30 menit dengan jeda, dua turis itu melempar batu ke arah panda agar panda tersebut bangun dan menunjukkan keelokannya. Berdasarkan penuturan saksi mata kepada pengunggah video, dua turis Tiongkok itu juga sempat melemparkan batu yang lebih besar kepada panda.

Namun, saksi mata tidak sempat merekam aksi tersebut. Dilansir Beijing News , ia hanya sempat merekam dan mengunggah aksi kedua turis di menit menit pertama, dengan durasi 38 detik. Saksi mata mendesak pengelola kebun binatang untuk meningkatkan fasilitasnya.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar panda mendapatkan perlindungan yang lebih baik. Sementara itu, juru bicara di kebun binatang mengatakan, penjaga segera mendatangi tempat kejadian saat insiden terjadi. Hal itu segera dilakukan untuk mencegah dua turis tersebut melemparkan benda dan makanan pada binatang.

Juru bicara kebun binatang juga mengungkapkan, panda yang dijuluki Meng Da tersebut baik baik saja. Panda itu tidak terpengaruh oleh insiden yang terjadi kepadanya. Pihak kebun binatang juga mengutarakan, Meng Da telah makan, buang air besar, bergerak, dan bermain seperti biasa.

Pengelola mengatakan, paviliun panda tersebut juga akan direnovasi. Hal itu dilakukan agar pengunjung dapat melihat binatang secara beradab. Sebelumnya, paviliun panda di Kebun Binatang Beijing dibangun pada 1989.

Paviliun itudibangun untuk merayakan Asian Games 1990 yang diselenggarakan di Ibu Kota Tiongkok. Paviliun panda baru dibangun oleh kebun binatang pada 2008 untuk merayakan Olimpiade Beijing yang diadakan pada tahun yang sama. Panda, simbol Tiongkok, terkenal karena geraknya yang lambat dan malas.

Mereka menghabiskan setengah hari untuk tidur dan separuh hari berikutnya untuk makan. Panda telah dihapus dari daftar spesies yang terancam punah pada tahun 2016 oleh The International Union for Conservation of Nature setelah bertahun tahun upaya konservasi intensif yang dipimpin oleh para ahli Tiongkok. Sementara jumlahnya perlahan meningkat, panda tetap menjadi satu beruang paling langka dan paling terancam di dunia.

Diperkirakan ada 1.800 panda yang hidup di alam liar. Sementara itu, sebanyak 300 panda hidup di kebun binatang dan pusat pembiakan di seluruh dunia. Para ahli tidak mengetahui secara pasti berapa usia panda yang bisa dijangkau di alam liar.

Namun, panda tertua yang dipelihara di penangkaran sejauh ini berusia 38 tahun. Makanan panda liar adalah 99 persen bambu, dan sisanya yaitu tikus kecil. Panda perlu mengonsumsi sekitar 20 hingga 40 pon (10 hingga 20 kilogram) bambu setiap hari untuk mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan.

Panda memiliki tinggi sekitar tiga hingga empat kaki ketika berdiri dengan keempat kaki. Bayi panda tidak bisa membuka mata sampai usia enam hingga delapan minggu. Mereka juga tidak dapat bergerak secara mandiri hingga berusia tiga bulan.

Panda yang baru lahir memiliki ukuran sebesar mentega, atau sekitar 1/900 ukuran induknya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *