Sanrio Tuntut Balik Kantor Pajak Jepang Yang Menagih 2,8 Miliar Yen, Minta Agar Dihapuskan

Sanrio, pembuat dan pemegang lisensi Hello Kitty, My Melody dan berbagai karakter lain, perusahaan Jepang, menuntut balik kantor pajak Jepang agar menghapuskan tagihan pajak 2,8 miliar yen khususnya atas pendapatan dari anak perusahaan Hong Kong. Namun Sanrio tidak mau membayarnya bahkan sebaliknya perusahaan ini melakukan pengajukan gugatan terhadap negara di Pengadilan Distrik Tokyo mencari pembatalan tagihan tersebut. Menurut perusahaan, disposisi kali ini telah memberikan pandangan kepada otoritas pajak tentang apakah bisnis anak perusahaan Hong Kong tunduk pada "sistem anti pajak tax haven" untuk mencegah keluarnya pajak di negara dan wilayah dengan pajak rendah. Artinya hal itu ada perbedaan, tambahnya.

Perusahaan Sanrio mengungkapkan, "Tidak ada maksud menghindari pajak di anak perusahaan di Hong Kong, dan kami akan mengklaim legitimasi di pengadilan." Tahun lalu, Sanrio menolak permintaan pemeriksaan ulang oleh Kantor Pajak Nasional Tokyo, dan kemudian mengajukan permohonan pemeriksaan ke Pengadilan Pajak Nasional Tokyo.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *