Pengalaman dan Tanggapan Warga saat Jajal LRT Jakarta Koridor I

Selasa (11/6/2019), PT LRT masih menggelar uji publik moda transportasi Light Rail Transit (LRT). Uji publik dilakukan dengan mengoperasikan lima stasiun yang berada di rute koridor I fase ILRTJakarta, dariKelapaGading Rawamangun. Awalnya, warga yang mengikutiujipublikkali ini mesti naik dari stasiun itu.

Eskalator yang sudah dioperasikan tampak memudahkan warga untuk menuju ke stasiun layang itu. Sesampainya di dalam stasiun, warga diarahkan untuk mengambil tiket sekali jalan yang sudah disediakan petugas. Sebelumnya warga yang hendak mengikuti program ini mesti mendaftar secara daring untuk mendapatkan e ticket.

Ticket itulah yang nantinya ditukar dengan kartu di loket penukaran tiap tiap stasiun. Dengan tiket berupa kartu itu, warga lalu diarahkan menuju peron stasiun. Di sana, sudah dioperasikan instalasi pintu otomatis yang menghubungkan peron dengan kereta.

Menunggu beberapa menit, akhirnya salah satu rangkaian kereta tiba. Pintu otomatis di peron terbuka seiring dengan terbukanya pintu otomatis di kereta. Udara seketika terasa berubah saat memasuki kereta.

Pendingin ruangan yang terpasang di dalam kereta membuat kesejukan begitu terasa. Bagian dalam kereta ini terlihat begitu bersih. Dengan penerangan cukup dan beberapa layar informasi digital, warga dapat melihat dan mengamati rute serta imbauan yang ada di dalam kereta.

Sistem informasi di dalam kereta juga dilengkapi dengan pengeras suara yang menandai stasiun stasiun tujuan. Kereta bergerak dan warga mengambil tempat ternyaman. Kebanyakan memilih untuk duduk di 20 kursi yang disediakan. Sebagian lainnya, memilih untuk berdiri sambil bertumpu pada handle atau gantungan tangan yang ada di bawah atap kereta.

Penerangan di dalam kereta juga dimaksimalkan dengan sinar matahari yang masuk menembus sejumlah kaca di kedua sisi kereta. Kaca kaca itu juga menjadi sudut bagi para penumpang untuk melihat pemandangan dari atas kereta dalam perjalanan. SuasanaKelapaGadingyang dipenuhi ruko ruko begitu jelas terlihat, begitu pula arena olahraga VelodromeRawamangunyang berada di titik akhir perjalanan.

Laju kereta ini tidak begitu cepat. Pergerakannya pun cukup halus dengan waktu tempuh sekitar 13 menit dari Stasiun LRT Boulevard Utara ke Stasiun LRT VelodromeRawamangun. Selama perjalanan, warga yang mengikutiujipublikini tampak antusias. Sementara sebagian menikmati perjalanan dan pemandangan dari kaca, sebagian warga lainnya memilih untuk mengabadikan momen pertama merasakan LRT ini.

Salah seorang warga, Maria (40) sengaja mengajak anak dan keluarganya untuk menjajalLRTJakartahari ini. Datang berempat, ini adalah pengalaman pertama Maria mencoba moda transportasi ini. "Jujur ini pengalaman pertama, liburan nggak terduga karena MRT kemarin nggak nyobain. Jadi adaujipublikLRT saya nyobain," kata Maria.

Maria mendaftarujipublikini secara daring. Ia sempat melihat pengumuman soalujipublikini dari Instagram @lrtjkt. "Kebetulan bisa sekalian ngajak anak anak buat ngerasain kereta cepat kayak gimana sih. Hari Minggu lagi buka Instagram terus adaujipublikini. Saya nyoba terus langsung daftar," ucap warga Pondok Bambu itu. Maria mengaku bahwa pengalaman naik LRT ini adalah pengalaman yang seru.

"Rasanya lumayan seru, pengalaman pertama baru hari ini jadi orang orang belum rasain," tandasnya. Adapun Program Uji PublikLRTJakartaterhitung mulai hari ini (11/6/2019) dan berakhir 21 Juni 2019. Program ini melayani 5 stasiun di Jakarta dengan jam operasional mulai pukul 05.30 hingga 23.00 WIB.

Sedangkan stasiun yang dilintasi dalam uji cobaLRTJakartaini meliputi Stasiun LRT Boulevard Utara, Stasiun LRT Boulevard Selatan, Stasiun LRT Pulomas, Stasiun LRT Equestrian, dan Stasiun LRT Velodrome. Sementara itu, Direktur Utama PTLRTJakarta, Allan Tandiono mengatakan,ujipublikini dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang telah mencobanya. Usulan dan kritik dari masyarakat ke depannya akan dipertimbangkan untuk membenahi apa yang sekiranya masih kurang.

"Jadi untuk benar benar bisa dites bisa diuji oleh publik dan nanti kesannya, kritiknya, atau usulan usulan yang akan kami terima dan kami perbaiki kalau yang masih berjalan," kata Allan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *