Meningkatkan Kekuatan Fisik hingga Membakar Kalori Manfaat & Resiko CrossFit

Bagi orang orang yang menginginkan tubuh atletis tentu tidak asing mendengar kata CrossFit. Melalui latihan tersebut, dapat dimanfaatkan untuk kebugaran tubuh. Namun, ketika dilakukan secara berlebihan, dapat memberikan resiko bagi kesehatan.

Dilansir dari website Indonesia Fitness Trainer Association (APKI), CrossFit merupakan program latihan yang menggabungkan dua unsur sistem aerobik serta anaerobik. Program tersebut menekankan perpaduan latihan interval dengan intensitas tinggi, angkat beban, senam dan disiplin lainnya dalam format serupa latihan sirkuit. Jenis gerakan gerakan yang dilakukan biasanya bersifat fungsional dan dilakukan dengan intensitas beragam.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kekuatan otot, ketahanan jantung dan fleksibilitas tubuh. Intensitas tinggi, gerakan multi sendi di CrossFit dapat membantu mendapatkan kekuatan otot dan stamina. Pelatihan kekuatan intesitas tinggi dapat membantu meningkatkan jumlah oksigen maksimum yang dapat dimanfaatkan selama berolahraga.

Latihan CrossFit sering mencakup latihan fungsional atau latihan yang meniru gerakan yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari hari, misalnya ayunan. Gerakan tersebut dapat membantu meningkatkan kelincahan, keseimbangan, dan fleksibilitas. Latihan CrossFit dapat membantu membakar lebih banyak kalori daripada latihan lainnya.

Rata rata, 195 pound pria atau 165 pound pada wanita akan membakar15 18 kalori per menit dan 13 15 kalori per menit. Anda juga dapat tetap membakar kalori selama periode pemulihan. Namun di balik manfaatnya, ternyata ada resiko yang harusdiwaspadai.

Salah satu resiko yang kerap terjadi adalah cidera hinggasel sel otot pecah. Dilansir dari , latihan yang berlebihan juga bisa menyebabkan cidera pada otot. Tempo latihan yang cepat dan tekanan untuk berkompetisi yang tinggi kadang membuat peserta memaksakan diri, meskipun sebenarnya sudah kelelahan.

Disarankan bagi para penggiat olahraga kebugaran untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh dan belajar teknik gerakannya dengan baik agar terhindar dari cedera. Dilansir dari , rhabdomyolysis adalah suatu kondisi di mana otot rangka menjadi cepat rusak. Jika ini terjadi, sel sel otot dapat pecah dan isinya dapat bocor ke dalam aliran darah, yang akhirnya merusakginjalbahkan sampaigagal ginjal.

Sehingga perlu dilakukan perawatan oleh pihak medis secara cepat. Pada kelas ini diperuntukkan bagi orang yang belum pernah mencoba CrossFit sebelumnya. Biasanya ada pengenalan singkat dan latihan gerakan berat badan.

Pada tahapan awal sebelum memulai latihan, biasanya pelatih akan memberikan materi mengenai cara melakukan gerakan gerakan dengan benar agar para peserta terhindar dari cedera. Jika Anda tertarik untuk bergabung dengan latihan CrossFit reguler, kemungkinan diharuskan untuk mengikuti kursus On Ramp / Elements. Tujuannya adalah untuk mengajarkansembilan gerakan dasar CrossFitdan semua tentang bentuk yang tepat.

Kelas CrossFit reguler membutuhkan waktu antara 45 menit hingga satu jam. Orang orang akan melakukan gerakan gerakan sesuai instruksi.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *