Bayi Lahir Prematur, Ketahui Beberapa Faktor Penyebabnya

Kasus bayi lahir prematur tak jarang terjadi. Dan kelahiran bayiprematur memang disebabkan oleh banyak hal. Bahkan ada beberapa kelahiran prematur yang sudah bisa diprediksi sejak awal. Untuk itu, sebaiknyaAnda ibu hamilmengetahui penyebab bayi lahir prematur. Penting pula bagiAnda untuk mengetahui faktor risiko yang mungkin Anda miliki dan berpotensi untuk melahirkan bayi prematur.

Salah satu penyebab bayi lahir prematur yang cukup umum terjadi adalah Anda yang pernah melahirkan bayi secara prematur. Beberapa studi menunjukkan wanita yang sebelumnya memiliki kelahiran prematur berpotensi sebanyak 30 persen hingga 50 persen kembali melahirkan secara prematur. Jarak kehamilan yang terlalu dekat ternyata dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam An International Journal of Obstetrics and Gynaecology menemukan bahwa sebanyak 50 prematur wanita dengan jarak kehamilan 1 tahun, akan melahirkan pada minggu ke 39. Para peneliti mengungkapkan jarak minimal untuk kehamilan berikutnya yakni sekitar lebih dari 18 bulan. Banyak yang kesulitan hamil memilih program bayi tabung untuk mendapatkan anak.

Namun, data dari Society for Assisted Reproductive Technology mengungkapkan dari 190.000 kelahiran bayi tabung sebanyak 65.000 bayi mengalami kelahiran prematur. Hamil anakkembar memang meningkatkan risiko masalah atau komplikasi saat hamil. Menurut March of Dimes, sebanyak 50 persen kehamilan kembar dan 90 persen kehamilan kembar tiga mengalami risiko lebih tinggi untuk kelahiran prematur.

Biasanya Anda yang memiliki bentuk rahim terlalu pendek juga berisiko melahirkan prematur. Andayang memiliki masalah di sekitar rahim juga akan memiliki peningkatan risiko dalam kelahiran prematur. Ternyata, ibu hamil yang memiliki depresei akan meningkatkan risiko prematur sebesar 30 persen hingga 40 persen.

Peningkatan risiko kelahiran prematur juga disebabkan oleh ayah yang depresi. Kelahiran prematur disebabkan oleh depresi ayah bisa meningkatkan risiko hingga 38 persen. Meskipun kehamilan membuat berat badan Anda menjadi meningkat.Namun, ada beberapa dariAnda yang justru tidak mengalami kenaikan berat badan bahkan jadi turun. Ternyata kondisi ini dapat menjadi penyebab bayi lahir prematur. Maka, pola makan dan jumlah kalori yang tepat bisa membantu mengatasinya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *