Bantah Beredarnya Foto Bima ‘KKN Desa Penari’ di Media Sosial, Ini Pengakuan Akun SimpleMan

Cerita KKN di Desa Penari memunculkan beragam spekulasi. Spekulasi ini menimbulkan kerancuan informasi terkait cerita KKN di Desa Penari. Termasuk munculnya dugaan sosok Bima yang terlibat dalam cerita KKN di Desa Penari.

Diketahui, Bima adalah salah satu mahasiswa yang ikut KKN di Desa Penari. Dalam kisahnya, Bima meninggal karena melakukan perbuatan yang tidak terpuji saat KKN di Desa Penari. Netizen sontak menebak nebak, siapakah sosok Bima yang sebenarnya.

Netizen bahkan mengunggah foto seorang pria dan menyebutnya sebagai sosok Bima dalam kisah KKN di Desa Penari. Menanggapi munculnya spekulasi sosok Bima, akun pengunggah cerita KKN di Desa Penari @SIMPLEM81378523 memberikan bantahan. Akun @SIMPLEM81378523 tidak membenarkan satu foto pun yang menunjukkan sosok Bima.

"Bukan bima, itu cuma hoaks," ujar akun @SIMPLEM81378523 dikuti dari Youtube Raditya Dika. "Orang iseng yang sekedar ingin membagikan foto." "Yang di thread, saya jadikan sebagai penggambaran karena tempat itu bukan tempat yang saya ceritakan."

"Itu orang iseng yang enggak bertanggung jawab," imbuh @SIMPLEM81378523. Diberitakan sebelumnya, cerita viral KKN di Desa Penari membuat jagad maya bergejolak. Cerita KKN di Desa Penari ini bahkan menjadi trending topic di Twitter.

Tak hanya itu, cerita KKN di Desa Penari ini juga menyedot perhatian banyak pihak untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya soal KKN di Desa Penari ini. Cerita KKN di Desa Penari ini mulanya dicuitkan oleh akun @SIMPLEM81378523 di Twitter. Akun tersebut mengunggah dua versi cerita tentang KKN di Desa Penari yang disebut berasal dari narasumber utama, yang kemudian namanya disamarkan menjadi Widya dan Nur.

Namun tak hanya sampai di situ, netizen di dunia maya banyak yang menebak nebak dan memberikan opsi cerita lain tentang KKN di Desa Penari. Hingga akhirnya cerita KKN di Desa Penari ini menjadi kabur dan banyak versi. Guna mencari titik terang dari masalah tersebut, Raditya Dika melalui channel Youtubenya menghubungi langsung pemilik akun @SIMPLEM81378523 untuk menceritakan apa yang sebenarnya tentang KKN di Desa Penari.

Kepada Raditya Dika, akun @SIMPLEM81378523 mengaku mendapat cerita KKN di Desa Penari dari teman ibunya. Ia lantas tertarik untuk mengangkat cerita tersebut ke dunia maya. Alasannya karena cerita tersebut memiliki pesan moral yang bermanfaat bagi khalayak, terutama mahasiswa/mahasiswi yang akan mengadakan KKN.

"Cerita ini saya dengar dari teman ibu saya, di sini saya mencuri dengar ternyata dia memiliki pengalaman tidak mengenakkan," kata @SIMPLEM81378523 di Youtube Raditya Dika, Jumat (30/8/2019). "Saya tertarik mengangkat cerita beliau." "Cerita beliau ini walau mengerikan tapi ada pembelajaran yang bisa diambil bila saya menuliskan cerita ini."

Narasumber awalnya menolak untuk menceritakan bagaimana pengalaman KKN di Desa Penari terjadi. Namun karena dibujuk, akhirnya narasumber yang berinisial Widya mau angkat bicara. "Pihak narasumber menolak, dia takut jika cerita ini bisa menimbulkan masalah bagi pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung."

"Niat awal saya agar pambca bisa mendapat pelajaran dari cerita yang saya tulis ini." "Narasumber setuju dengan syarat mengaburkan identitas dan lokasi." "Kesalahan saya sebenarnya, saya masih memberi clue (petunjuk) tentang tempat dan beberapa poin."

"Setelah cerita ini viral saya menyesal." "Karena terlanjur viral ya sudah." "Jujur saja saya merasa terganggu dengan ini, apalagi narasumber."

"Saya mengatakan kepada beliau (Widya) cerita ini akan reda dengan sendirinya," kata @SIMPLEM81378523. Akun @SIMPLEM81378523 mengaku, apa yang ia tulis di media sosial tidak sama persis dengan kejadian yang dialami oleh Widya. Ia sengaja menyembunyikan beberapa fakta dalam cerita KKN di Desa Penari.

"Cerita yang saya tuliskan dan cerita yang beliau (Widya) ceritakan tidak murni semua sama." "Ada beberapa bagian yang saya susun ulang." "Karena sebenarnya yang terlibat dalam kegiatan ini ada 14 orang bahkan ada dosen pengawas yang terlibat."

"Tidak saya ceritakan semua." Meski begitu, akun @SIMPLEM81378523 meyakinkan bahwa apa yang dia tulis adalah berdasarkan fakta. Termasuk tentang meninggalnya dua peserta KKN yang didalam cerita disebut dengan nama Bima dan Ayu.

"Saya merasa yakin bahwa cerita itu nyata entah orang percaya atau tidak." "Setelah kegiatan (KKN di Desa Penari) berakhir dua temanya meregang nyawa." "Namun kesemuanya sama seperti apa yang saya tulis."

"Saya yakin bahwa cerita ini memiliki pembelajaran yang baik untuk pembaca." "Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," ujarnya. Simak video selengkapnya Raditya Dika di bawah ini.

Kisah horor KKN di Desa Penari tampaknya akan segera dijadikan novel. Pada Jumat (30/8/2019), penerbit Bukune mengunggah sebuah naskah berjudul KKN di Desa Penari melalui Twitter. Dalam buku tersebut tertulis nama pengarang KKN di Desa Penari.

Oke, sudah di tangan. Siap? #kkndidesapenari, " tulis Bukune. Menanggapi hal tersebut, SimpleMan terlihat bahagia melihat naskah KKN di Desa Penari sudah berada di tangan penerbit. Wah sudah sampai juga naskah saya di Bukune (emoji jatuh cinta), " ujar SimpleMan.

Rencana SimpleMan dan Bukune untuk menjadikan KKN di Desa Penari sebagai novel mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang mengaku tidak sabar akan membeli novel KKN di Desa Penari.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *