APTI Memprediksi Penjualan Rokok Turun Akibat Kenaikan Tarif Cukai

Tepat hari ini pemerintah menaikkan cukai rokok sebesar 23 persen dan harga jualan eceran (HJE) 35 persen. Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) memprediksi, akan ada penurunan penjualan rokok di sepanjang 2020 yang berimbas pada kesejahteraan petani tembakau. "Ya (penjualan rokok menurun). Kenaikan cukai itu berdampak tidak langsung pada penyerapan tembakau."

"Yang jelas kenaikan cukai dan harga jual eceran akan menaikan harga rokok dan menurunkan penjualan. Selanjutnya penurunan penjualan akan menurunkan produksi dan akan menurunkan penyerapan tembakau petani," jelas Soeseno. Soeseno belum bisa merinci berapa jumlah pasti penurunan tersebut. Namun ia menegaskan, kerugian pendapatan akan dirasakan petani Tembakau sepanjang tahun 2020 ini.

"Ini akan berlangsung selama tahun 2020. Saya belum tahu berapa penurunan penyerapan tembakau petani, karena petani baru mulai tanam bulan Mei atau Juni serta panen bulan Agustus atau September," kata dia. "Dampak kenaikan cukai akan tampak bulan bulan September atau Oktober. Pada akhirnya secara langsung akan berdampak penurunan pendapatan petani," tambah Soeseno. Diketahui, setelah rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta pada September 2019 lalu, pemerintah memutuskan menerapkan cukai rokok dan harga jualan eceran (HJE) baru mulai 1 Januari 2020.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *