Alasan Pengendara BMW Todongkan Pistol menuju Pengemudi Lain di Jakarta Pusat

Pengemudi mobil sedan BMW berwarna gelap yang viral di media sosial karenamenodong pengemudi lain menggunakan senjata api di Jakarta Pusat berhasil diringkus polisi. Wakapolres Metro Jakarta PusatAKBPArieArdianmenyebut, pelaku berhasil ditangkap dini hari tadi sekira pukul 01.00 WIB. "Kejadian kemarin pukul 08.00 WIB dan pelaku kami tangkap pukul 01.00 WIB dini hari tadi di depan hotel di kawasan Pecenongan," ucapnya kepada awak media, Sabtu (15/6/2019).

Dikatakan Arie, pelaku nekat menodongkan pintol ke arah pengendara lainnya lantaran merasa kesal laju kendaraannya dihalangi mobil lain berjenis Isuzu Panther dari arah berlawanan. "Tersangka merasa itu jalan satu arah, lalu mobil yang berpapasan tidak mau mundur," ujarnya di Mapolres Metro Jakarta Pusat. "Pelaku emosi sehingga ia turun bawa senjata kemudian mengetuk kaca dan menodongkannya ke arah pengemudi panther," tambahnya menjelaskan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam Pasal 1 (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. "Pelaku terancam UU Darurat dengan ancaman 12 tahun penjara dan Pasal 335 dengan ancaman satu tahun," kata Arie. Seorang warga yang menjadi saksi mata, Ahmad Sofian (34) mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat itu kondisi Jalan Alaydrus dalam kondisi padat dan macet akibat penutupan jalan disekitaran Harmoni. "Tadi itu kan terjadi macet di jalur sini itu ada mobil BMW. Itu dari arah Gajah Mada ke arah sini itu ngebut. Pas di depan sini kehadang sama mobil Panther. enggak lama kemudian yang pengemudi mobil BMW itu turun marah marah dia langsung bawa senjata," kata Sofian saat ditemui wartawan Jumat (14/6/2019) malam. Ketika pengemudi mobil BMW tersebut turun, ia sudah membawa senjata dan mendatangi pengemudi Panther yang menghadangnya juga menodongkan senjata yang dipegangnya.

Namun pengemudi mobil Panther memilih untuk meminggirkan kendaraanya. "Pas sudah dapat jalan dia langsung kembali ke mobil dan pergi," ungkapnya. Sofian menduga pengemudi BMW tersulut emosi sehingga pria tersebut keluar dan menodongkan senjata api.

"Di dalam mobil panther itu ada dua orang. Satu pengemudi yang sudah tua. Nah satu lagi anak kecil," kata dia. Berdasarkan penelusuran, Jalan Alaydrus, Gambir, Jakarta Pusat memang hanya berlaku satu arah yaitu dari arah Harmoni menuju Jalan A.M Sangaji. Hal itu terpampang jelas dengan adanya rambu lalu lintas berwarna biru dengan simbol panah lurus.

Sedangkan dari Jalan A.M Sangaji menuju Harmoni terdapat rambu larangan. Setelah video itu beredar luas, Sofian menuturkan beberapa pihak kepolisian pun sempat datang dan meminta keterangan saksi mata dan juga mengambil CCTV dari gedung tempat dirinya bekerja. "Ya tadi ada polisi dari Resmob Polres datang kesini. Dia minta kesaksian yang nyebarin video sama saksi yang di sini," tuturnya.

Pihak kepolisian telah menangkap pengendara mobil BMW arogan yang menodongkan pistol kepada pengendara lain di Jalan Alaydrus, Jakarta Pusat. Pelaku bernama Andy Wibowo tersebut diringkus pada hari ini, Sabtu (15/6/2019) pagi. "Sudah ketangkap, udah. Mau dirilis nanti ya, lagi diperiksa motifnya apa ya," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisiaris Besar Polisi Harry Kurniawan saat dikonfirmasi, Sabtu (15/6/2019).

Namun, Harry tidak merinci ihwal kronologis penangkapan tersebut. Dirinya menerangkan, pelaku sedang diperiksa secara intensif untuk diketahui motifnya. "ini lagi didalami motifnya," tutur Harry.

Seperti diketahui, sebuah video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah viral di media sosial. Dalam video tersebut pengemudi berpakaian kaus dan mengenakan celana pendek terlihat keluar dari mobil sedan BMW dengan membawa senjata yang diduga senjata api. Berdasarkan keterangan dari unggahannya, akun tersebut menyebutkan bahwa awal mula peristiwa terjadi karena kemacetan di jalan. "Gara gara macet saja pake ngeluarin pistol gitu. Monmaap itu pistol beneran bukan yaaa," tulis @lambe_turah.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *