Agus Harimurti Yudhoyono Ungkap Doa SBY untuknya & Ibas Temukan Dokumentasi Lama

Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY mengunggah sebuah video yang berisi tentang doa seorang ayah pada sang anak. Hal ini terlihat di unggahan akun Instagram miliknya, @agusyudhono, Selasa (5/11/2019). Dalam unggahan video tersebut, AHY memberikan tanggapan untuk sang ayah yang merupakan presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kala itu Agus terlihat masih mengenakan seragam dorengnya. Iapun mengaku bahwa video itu dibuat untuk dalam rangka hari ulang tahun sang ayah. AHY, menuliskan, dalam video itu ia memberikan komentar terkait SBY.

Video itu direkam pada 7 tahun yang lalu, tepatnya 9 September 2012. Mengawali ceritanya, Agus mengungkapkan isi doa SBY untuk anak anaknya, ia dan sang adik, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. "Ketika itu Bapak (SBY) membacakan dan menghadirkan puisi, sebetulnya bukan puisi, doa. Seorang ayah kepada anaknya, itu disadur dari doanya General Douglas MacArthur," tutur AHY.

Agus menilai bahwa SBY sebagai seorang ayah, menginginkan anak anaknya untuk tidak mendapatkan segala sesuatunya dengan kemudahan, tapi juga diberikan kesulitan, cobaan, dan tantangan hidup. SBY justruberharap agar anak anaknya diberikan permasalahan dalam kehidupan, namun diberikan pula kekuatan agar kuat untuk menghadapinya. "Yang kurang lebih esensinya adalah berdoa seorang ayah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar anak anaknya tidak diberikan segala sesuatunya itu dengan mudah justru menginginkan tempalah anak saya dengan begitu banyak permasalahan kehidupan tetapi juga dengan kekuatan untuk menghadapinya," ungkap AHY.

Nilai dari cara mendidik sang ayah inilah yang dapat dirasakan AHY untuk menghadapi segala cobaan. Tak hanya itu, cara ini dinilai tepat agar dirinya mampu berpikir dan semakin kuat sehingga diberikan jalan terbaik untuk mengatasinya. "Dan itulah yang menjadi bagian ataupun value yang betul betul saya rasakan bahwa setiap menghadapi suatu cobaan maka saya berpikir kita harus bisa menghadapinya dengan kuat insya Allah akan diberikan jalan yang terbaik untuk mengatasi itu semua," tutur AHY.

"Saya menemukan dokumentasi lama, berisi testimoni saya untuk Pak SBY di hari ulang tahunnya, tujuh tahun yang lalu, 9 September 2012," tulis AHY. "Salah satu nilai kehidupan yang tidak pernah saya lupakan darinya adalah bahwa "tidak ada jalan yang lunak untuk mencapai cita cita yang besar," tambahnya. "Sebagai seorang ayah, ia menginginkan anak anaknya tidak mendapatkan segala sesuatunya dengan serba mudah, tapi juga sekaligus mendoakan agar anak anaknya diberikan kekuatan untuk menghadapi segala kesulitan, ujian, cobaan dan tantangan kehidupan," lanjut dia.

AHY pun yakin warganet juga mendapatkan nasihat tentang nilai kehidupan dari sang ayah. Ia pun memberikan kesempatan bagi warganet untuk berbagi cerita tentang hal apapun yang mengesankan. "Saya yakin teman teman juga sering mendapatkan nasihat tentang nilai nilai kehidupan dari ayah masing masing. Apa yang paling mengesankan menurut teman teman? Share ya di sini, siapa tahu bisa saling menginspirasi," tutupnya.

Unggahan AHY ini lantas mendapatkan respon dari sejumlah warganet. "Yang saya ringkas dalam cerita kalo perjalanan menuju sukses pasti ada kerikil nya tidak akan selalu mulus . tapi tekat untuk sukses dan niat pasti bakal membawa kita sukses dengan keteguhan dan semangat." "Pak SBY adalah Presiden terbaik ke 2 setelah Pak Harto…Beliau (Pak SBY) adalah sosok Pemimpin Sangat Sabar."

"Kalau sampeyan bapak, kalau saya ibu lah yg selalu memberikan semangat mencari Ilmu karna sang ibu tidak tau baca tulis dan seorang ibu tidak mau buta pengetahuan sepetinya." "Man jadda wajada, siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil, in syaa Allah." "Iya…. Nasehat dari orang tua itu sangatlah berharga."

"Selalu berbuat baik dan jgn pernah mengambil yg bukan hak mu." Agus Harimurti Yudhoyono menemani sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan untuk almarhumah Ani Yudhoyono. Ani Yudhoyono mendapatkan penghargaan Biodiversity Award dari Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI).

Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, yang diperingati setiap tanggal 5 November. "Hari ini, saya bersama keluarga mendampingi Bapak SBY menerima Biodiversity Award dari Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) untuk Almarhumah Ibu Ani, bertepatan dengan hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, yang diperingati setiap tanggal 5 November. Terima kasih KOBI," tulis pria yang akrab disapa AHY tersebut di akun Instagramnya. AHY mengatakan bahwa penghargaan ini didapatkan Ani Yudhono atas komitmen dan aksi nyatanya dalam melestarikan lingkungan hidup dan keanekaragman hayati.

"Ini penghargaan atas komitmen dan aksi nyata Ibu Ani selama hidupnya dalam melestarikan lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati di Indonesia," sambungnya. Saat masih menjabat sebagai Ibu Negara, Ani Yudhoyono mempelopori Gerakan Indonesia Hijau di seluruh Indonesia bersama Solidaritas Istri Kabinet Bersatu (SIKIB). Ia juga menyelenggarakan berbagai gerakan yang berhubungan dengan pelestarian keanekaragaman hayati.

"Semasa menjadi Ibu Negara, beliau mempelopori Gerakan Indonesia Hijau di seluruh Indonesia bersama Solidaritas Istri Kabinet Bersatu (SIKIB)." "Diantaranya adalah Program Tanam dan Pelihara Pohon (T&P), Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (GPTP), Program Mobil Hijau (MOH), Program Pemeliharaan dan Pemberdayaan Lingkungan (PPL), dan Gerakan Menanam Satu Pohon Satu Kelahiran." "Semua itu beliau lakukan dengan cinta, dan beliau dedikasikan untuk bumi dan generasi bangsa selanjutnya," imbuhnya.

Suami dari Annisa Pohan tersebut juga mengungkapkan pesan yang diberikan Ani Yudhoyono. "Ia selalu berpesan, 'Kalau bukan kita, siapa lagi yang bisa menyelamatkan bumi kita dari fenomena Pemanasan Global dan Perubahan Iklim, yang mengancam keseimbangan alam dan eksistensi kita hari ini dan di masa depan?'. "Misalnya dengan selalu menanam pohon setiap kali ada kelahiran cucu di keluarga besar kami, mulai dari Aira, Airlangga, Sakti sampai dengan Gaia, " ujar AHY.

Sebelumnya Ani Yudhoyono juga pernah mendapatkan penghargaan atas kepeloporan dan kepemimpinannya sebagai Ibu Negara dalam program Gerakan Tanam dan Pelihara 10 juta pohon di seluruh Indonesia. Atas kepeloporan dan kepemimpinannya sebagai Ibu Negara dalam program Gerakan Tanam dan Pelihara 10 juta pohon di seluruh Indonesia, beliau menerima penghargaan Certificate of Global Leadership dari The United Nations Environment Program (UNEP). Beliau juga menyusun dua buku berjudul "3,500 Plant Species of The Botanic Gardens of Indonesia" dan 'Koleksi Tanaman Herbalia Istana Cipanas'," papar AHY.

AHY berharap seluruh masyarakat Indonesia terutama generasi penerus juga mampu menjaga keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia. "Ini adalah legacy penting bagi generasi penerus bangsa untuk semakin mensyukuri dan mengapresiasi karunia Allah SWT, Tuhan YME, atas keanekaragaman hayati yang begitu luar biasa bagi Indonesia, serta untuk bisa terus bertanggungjawab menjaganya." Terima kasih Memo atas segala jasa dan perjuanganmu untuk lingkungan hidup. We're so proud of you… Insya Allah akan kami lanjutkan. Al Fatihah untuk Memo," pungkas AHY.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *