3 Tips Perjalanan dengan Pesawat Agar Terhindar dari Berbagai Penyakit

Saat dunia sedang heboh dengan wabah virus Corona saat ini, bepergian menjadi hal yang membuat kita was was. Pasalnya,penularanbisa terjadi di mana saja, terutama di tempat berkumpulnya banyak orang. Tak bisa dipungkiri, bersentuhan dengan banyak orang di bandara atau di dalampesawat, bisa membuat kita terpapar penyakit.

Maka dari itu, kita harus selalu waspada, dengan mengetahui cara naik pesawat agar terhindar dari penyakit hingga kuman. Anggaplah tempat tempat seperti bandara, stasiun bus atau kereta, sebagai “ruang gawat darurat”, dengan banyak orang di dalamnya, yang “membawa” virus serta penyakit. Seorang peneliti mikrobiologi bernama Jason Tetro mengatakan bahwa virus, bakteri, hingga jamur, datang dari manusia.

Sebuah peneitian membuktikan, penumpang pesawat yang berada di dekat penderita penyakit pernapasan (seperti flu), memiliki risiko 80% tertular penyakitnya. Bagaimana caramenghindari penyakitseperti itu, saat sedang bepergian dengan pesawat? Simak caranya berikut ini.

Tetro menjelaskan, cara terbaik untuk terhindar dari penyakit menular seperti flu itu, adalah dengan tidak melakukan kontak langsung dengan penderitanya. Namun, benda atau tempat yang sudah terkontaminasi, juga bisa menularkan penyakitnya. Maka dari itu, beberapa hal di bawah ini, bisa kamu lakukan:

Jangan sepelekan keempat cara di atas. Sebab, menurut studi yang dirilis di Journal of Enviromental Health Research, seseorang 100 kali lebih mudah terkena flu di dalam pesawat, dibandingkan pada hari hari biasa. Jika tangan baru saja memegang permukaan permukaan yang terkontaminasi virus, dan selanjutnya mengusap muka, kamu bisa langsung terinfeksi penyakit. Pada umumnya, seseorang biasa menyentuh muka, hidung, mata dan mulut, sampai 16 kali dalam waktu sejam. Hal ini bisa terjadi, tanpa kita sadari.

Cara terbaik untuk menghindari paparan kuman adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air. Saat melakukannya, cucilah bagian bagian tangan seperti bawah kuku, atau di antara jari jari tangan. Lakukan selama 30 detik, sampai benar benar bersih. Sebab, kuman sangat senang bersembunyi di tempat tempat yang jarang diraih oleh tangan manusia. Sesaat setelah sampai di tujuan, langsung ganti pakaian. Sebab, pakaian bisa menjadi tempat persembunyian kuman. Selain itu, kuman kuman tersebut juga bisa bertahan lama, di dalam pakaian.

Maka dari itu, mengganti pakaian adalah ide yang baik, agar badan bisa bebas dari kuman sumber penyakit. Mengubah pola makan, berolahraga secara teratur, dan beristirahat dengan cukup adalah cara pencegahan yang bisa menyelamatkan kita dari berbagai macam penyakit di bandara atau pesawat. Mengonsumsi makanan sehat, yang kaya akan serat dan nutrisi, bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Langkah ini bisa menyelamatkan kita dari berbagai macam penyakit. Sayur sayuran, buah, hingga smoothies adalah makanan yang dianjurkan. Hanya mengonsumsi makanan sehat, dirasa tidak akan maksimal untuk menutup “celah” masuknya kuman ke badan. Berolahraga secara teratur juga menjadi hal yang dianjurkan oleh Sexton. Sebab, berolahraga tidak hanya memberikan energi, tapi juga membantu tubuh untuk melawan penyakit.

Waktu terbaik untuk berolahraga adalah di pagi hari. Jadi, aktivitas sehari hari kemudian tidak akan terganggu. Pada saat liburan, mendapatkan tidur yang baik memang sulit. Sebab, kita cenderung beraktivitas lebih dan malah menggunakan waktu tidur untuk bersenang senang.

Padahal, tidur yang cukup dan berkualitas, bisa mencegah dari penyakit saat liburan. Jangan anggap remeh berbagai penyakit yang bisa kita alami ketika bepergian dengan transportasi publik. Sebab, banyak kuman dan bakteri yang mengintai. Tentunya, kamu tidak ingin berlibur dengan merasakan sakit. Apalagi membawa “oleh oleh” penyakit, seusai liburan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *