1.600 Liter Cat Dihabiskan untuk Sulap Pantai Muarareja Jadi Destinasi Wisata Warna-warni

Destinasi wisata yang ikonik, instagrammable dengan fasilitas pendukung yang mumpuni akan mampu menarik wisatawan datang. Demi ikut mendorong tumbuhnya destinasi wisata kreatif baru di Tanah Air yang ikonik, produsen cat Pacific Paint terpanggil ikut membenahi infrastruktur pariwisata di Pantai Muarareja, di Kota Tegal, Jawa Tengah. Lewat program community social responsibility, produsen cat berbasis di Tangerang inimelakukan renovasi fasilitas destinasi wisata Pantai Muarareja. "Kami menekankan pembangunan fasilitas umum, musholla, 3 toilet, 15 spot fotografi yang instagrammable, perbaikan gerbang masuk, penyediaan puluhan tempat sampah, penggantian hampir 100 tenda, atapnya kita ganti dengan pemasangan papan nama warung," ungkapRicky Soesanto, Corporate Head of Marketing Pacific Paint, Sabtu (7/9/2019).

Semua kegiatan ini dikemas dalam rangkaian kegiatan Festival Tegal Bahari. Rangkaian kegiatan ini dimeriahkan pula dengan penyelenggaraan turnamen futsal, bulutangkis, hias kapal, kicau burung, pemilihan putra putri bahari, peragaan busana anak hingga karaoke yang diikuti warga Kota Tegal. “Pantai Muarareja merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Tegal yang memiliki keindahan tak kalah dari pantai lainnya," ujar Ricky Soesanto. "Penyelenggaraan Festival Tegal Bahari merupakan salah satu bentuk dukungan Pacific Paint kepada masyarakat Kota Tegal untuk dapat meningkatkan kunjungan wisata serta menyalurkan bakat masyarakat,” imbuh Ricky Soesanto.

Ricky menjelaskan, untuk pengecatan semua fasilitas di Pantai Muarareja, pihaknya menghabiskan 1.600 liter cat. "Karena ada banyak bangunan baru yang kita cat seluruhnya, warna warni," ujar Ricky. Sementara, total anggaran yang dialokasikan Pacific Paint untuk CSR di Pantai Muarareja ini mencapai di atas Rp 1 miliar. Yang menggembirakan, penyelenggaraan Festival Tegal Bahari ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tegal serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Muara Indah.

Ini adalah sebuah komunitas warga sekitar Pantai Muarareja yang selama ini merevitalisasi kawasan pantai yang rusak karena abrasi, dan diubah menjadi destinasi wisata yang mampu mendatangkan pendapatan dan meningkatkan perekonomian warga lokal. Pantai Muarareja memiliki bentang panjang pantai 1800 meter. Pantai wisata ini bersebelahan dengan perkampungan nelayan. "Kita juga mengubah menjadi kampung nelayan dengan tampilan warna warni. Banyak warga di kampung ini yang berkegiatan membuat ikan asin, terasi dan sebagainya dengan cara menjemur hasil ikan tangkapannya. Di kampung ini kami juga berinisiatif membangun sentra oleh oleh," jelas Ricky.

Makmur, pengurus Pokdarwis mengatakan, Pokdarwis terbentuk tahun 2014 denganpengurus inti 15 dengan agenda utama saat itu merevitalisasi kawasan pesisir Muarareja yang rusak oleh abrasi air laut. "Pantai ini dulu pantai yang rusak parah terkena abrasi, kotor, dan rawa. Ada 20 ha lahan tambak yang ikut rusak terkena abrasi. Aktivis lingkungan seperti Pak Suharjo dan Pak Wage kemudian bersama sama membentuk rembug warga untuk pembuatan sabuk pengaman pantai, dan 2014 kita bentuk Pokdar Wisata," ujar Makmur. Kini Pokdarwis mengelola secara mandiri Pantai Muarareja dengan diperkuat 36 orang pengurus termasuk tim operasional harian yang mencakup petugas pengelola tiket masuk, parkir, sampai petugas penjaga pantai.

Total jumlah UKM yang bergabung di sini mencapai 97 UKM dengan membuka usaha warung dan berjualan di kawasan Pantai Muarareja Indah dengan tiket masuk pengunjung tetap dipertahankan sebesar Rp 2.000 per orang. Sembari menikmati keindahan pantai, wisatawan bisa menikmati anek kuliner lokal dan berbelanja oleh oleh dari ratusan warung lesehan dengan menu kuliner khas Tegal yang siap memanjakan lidah. Makmur mengakui, sejak ada program revitalisasi Pantai Muarareja oleh Pacific Paint, arus kunjungan wisatawan ke pantai ini melonjak signifikan.

"Ada peningkatan pengunjung sangat sigifikan, selama 2 hari di Lebaran 2018, kita hanya dikunjungi 39.055 pengunjung wisatawan, tidak termasuk wisatawan yang datang dengan bermobil. Setelah ada renovasi oleh Pacific Paint di 2019, di hari libur Lebaran pada Juni 2019, ada kenaikan menjadi hampir 50.000 pengunjung," tutur Makmur. Proses pengerjaan untuk revitalisasi fasilitas wisata di Pantai Muarareja sudah dilakukan Pacific Paint bersama Pokdarwis sejak Mei 2019. Sementara, kegiatan beragam lomba digelar sejak Juli 2019 dengan pengumuman pemenang serta penyerahan hadiah dilakukan pada Minggu, 8 September 2019, bertepatan dengan peresmian Pantai Muarareja yang telah selesai mendapat sentuhan keindahan warna warni baru dari cat Pacific Paint.

Kegiatan pengecatan menggunakan produk Pacific Paint seperti Metrolite Acrylic Emulsion, Metrolite Waterproofing dan Glotex Super Synthetic Paint mulai dari pintu gerbang utama, mushola, toilet, panggung serbaguna, menambahkan mural yang menggambarkan kekayaan alam Indonesia terutama bawah laut. Peresmikan program renovasi serta pengecatan warna warni Pantai Muarareja akan dihadiri Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M. Ricky berharap, kegiatan CSR ini bisa menjadi langkah awal menggenjot potensi wisatawan datang ke Pantai Muarareja. Lewat kegiatan ini, pihaknya ingin menjadikan Pantai Muarareja destinasi wisata kreatif.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *